Kuletakkan
buku yang habis kubaca semalaman itu di meja belajarku. Pandanganku
menyapu ke luar jendela, saat matahari pukul delapan melela. Perempuan
ramping berumur empat puluh delapan tahun itu melintas seperti biasa,
beranjak ke pasar di sebuah simpang jalan.